Buku 331 (Seri IV Jilid 31)

15 Juli 2010

Sedikit wayah sepi bocah, Baca entri selengkapnya »


Buku 332 (Seri IV Jilid 32)

15 Juli 2010

Namun ketika Ki Ambara bertekad untuk segera Baca entri selengkapnya »


Buku 333 (Seri IV Jilid 33)

15 Juli 2010

Glagah Putih diantar oleh Ki Patih Mandaraka dan Agung Sedayu Baca entri selengkapnya »


Buku 334 (Seri IV Jilid 34)

15 Juli 2010

Dengan nada rendah Glagah Putihpun berkata Baca entri selengkapnya »


Buku 335 (Seri IV Jilid 35)

15 Juli 2010

Rumah itu memang bukan rumah yang besar. Baca entri selengkapnya »


Buku 336 (Seri IV Jilid 36)

15 Juli 2010

– Kita telah kehilangan – Baca entri selengkapnya »


Buku 337 (Seri IV Jilid 37)

15 Juli 2010

- Ya. Sumunar akan datang kemari untuk membunuhku. Baca entri selengkapnya »


Buku 338 (Seri IV Jilid 38)

15 Juli 2010

Pemilik sawah itupun termangu-mangu. Baca entri selengkapnya »


Buku 339 (Seri IV Jilid 39)

15 Juli 2010

Ki Wurcitra termangu-mangu sejenak. Baca entri selengkapnya »


Buku 340 (Seri IV Jilid 40)

15 Juli 2010

Padmini dan Baruni bergeser mengambil jarak. Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 56 pengikut lainnya.