Category Archives: Buku 171 – 180

Buku 171 (Seri II Jilid 71)

Swandaru mengangguk-angguk. Tetapi rasa-rasanya ada sesuatu yang mendesaknya sehingga katanya, “Guru. Apakah masih ada persoalan lain yang harus kita lakukan, sehingga kita tidak akan dapat segera sampai kepada usaha untuk meningkatkan diri itu?” “Tidak ada persoalan apa-apa,” jawab Kiai Gringsing, “kita memang dapat melakukannya segera. Tetapi bukankah kita tidak dapat dengan serta merta menguasai sesuatu …

Baca lebih lanjut

Buku 172 (Seri II Jilid 72)

Dengan demikian, tanpa hadirnya Raden Sutawijaya, maka sidang para pemimpin dan orang-orang tua yang berpengaruh di bidang pemerintahan dan keagamaan telah mengambil keputusan, menunjuk Raden Sutawijaya untuk memangku jabatan tertinggi dari pemerintahan Pajang. Para pemimpin itu pun tahu dan menyadari sepenuhnya bahwa Raden Sutawijaya yang bergelar Senapati Ing Ngalaga itu tentu tidak akan mau memimpin …

Baca lebih lanjut

Buku 173 (Seri II Jilid 73)

Dalam pada itu, pengawal itu-pun kemudian berkata, “Ki Sanak. Sudah ada tiga orang yang sekarang menunggu di sini seperti juga Ki Sanak. Mereka masing-masing juga mengatakan bahwa mereka nempunyai kepentingan yang mendesak seperti Ki Sanak. Tetapi kami-pun mengatakan kepada mereka bahwa mereka terpaksa harus tinggal sampai saatnya mereka diijinkan untuk meneruskan perjalanan, atau mereka akan …

Baca lebih lanjut

Buku 174 (Seri II Jilid 74)

Tetapi lawannya adalah orang-orang yang berpengalaman. Karena itu, maka pada saat-saat tertentu, mereka pun berhasil mengambil sikap. Bahkan tiba-tiba ketika pisau-pisau meluncur ke arah tiga ujud yang dilontarkan oleh kedua bajak laut itu, terdengar desis perlahan. Sebuah pisau berhasil menyusup ilmu kebal Agung Sedayu dan mengenai sekaligus mengoyak lengannya.

Baca lebih lanjut

Buku 175 (Seri II Jilid 75)

“Meskipun mungkin orang itu juga tidak terkena sirepku, tetapi di malam hari, ia juga akan tidur sebagaimana kebiasaan seseorang. Dalam keadaan tidur, maka sirep itu akan mencekiknya semakin dalam sehingga tidak seorang pun akan dapat melawan. Para peronda adalah anak-anak muda yang akan segera kehilangan kesadarannya.” Demikianlah, maka orang bertubuh kecil dan berjalan terbongkok-bongkok itu …

Baca lebih lanjut