Category Archives: Buku 281 – 290

Buku 281 (Seri III Jilid 81)

Glagah Putih pun kemudian duduk diamben bambu yang besar Iklan

Baca lebih lanjut

Buku 282 (Seri III Jilid 82)

Meskipun Prastawa tidak mengikuti apa yang terjadi atas seorang kawannya itu,

Baca lebih lanjut

Buku 283 (Seri III Jilid 83)

Tangan Glagah Putih memang tergetar.

Baca lebih lanjut

Buku 284 (Seri III Jilid 84)

“Ya. Kadang-kadang mereka memang berada diantara para pengawal.

Baca lebih lanjut

Buku 285 (Seri III Jilid 85)

Ya paman. Jika pertempuran telah terjadi,

Baca lebih lanjut

Buku 286 (Seri III Jilid 86)

Dua orang pengawal itu-pun berlari-lari

Baca lebih lanjut

Buku 287 (Seri III Jilid 87)

Sekali-sekali Glagah Putih juga bertemu dengan sekelompok pengawal

Baca lebih lanjut

Buku 288 (Seri III Jilid 88)

Ketika mereka memasuki regol halaman,

Baca lebih lanjut

Buku 289 (Seri III Jilid 89)

Beruntunglah bahwa beberapa saat kemudian,

Baca lebih lanjut

Buku 290 (Seri III Jilid 90)

“Senang atau tidak senang,

Baca lebih lanjut