Category Archives: Buku 311 – 320

Buku 311 (Seri IV Jilid 11)

Namun yang diperhitungkan oleh Sekar Mirah adalah benar. Iklan

Baca lebih lanjut

Buku 312 (Seri IV Jilid 12)

Namun di antara pertempuran yang sengit itu,

Baca lebih lanjut

Buku 313 (Seri IV Jilid 13)

Nyi Dwani tidak bertanya lagi.

Baca lebih lanjut

Buku 314 (Seri IV Jilid 14)

Demikian minuman itu lewat tenggorokan, maka ia pun menjadi sedikit tenang.

Baca lebih lanjut

Buku 315 (Seri IV Jilid 15)

“Jika demikian, Ki Gede Menoreh memang harus menjadi sangat berhati-hati,”

Baca lebih lanjut

Buku 316 (Seri IV Jilid 16)

“Aku sependapat,” sahut Ki Gede.

Baca lebih lanjut

Buku 317 (Seri IV Jilid 17)

Namun ketiga orang yang terhitung pendek itu mampu bergerak dengan cepat pula.

Baca lebih lanjut

Buku 318 (Seri IV Jilid 18)

Agung Sedayu menggeleng sambil menjawab, “Belum Ki sanak.

Baca lebih lanjut

Buku 319 (Seri IV Jilid 19)

Bengkring menarik nafas dalam-dalam.

Baca lebih lanjut

Buku 320 (Seri IV Jilid 20)

Kedatangan Ki Demang yang begitu cepat, memang tidak diduga oleh Ki Gede.

Baca lebih lanjut