Komentar

Silakan memberi komentar, pertanyaan, masukan, kritik dan sebagainya.

Iklan

131 Komentar

  1. Muhammad Nurrahman Rifai

    Alhamdulillah, akhirnya aku temukan juga cerita kesayanganku. Api di Bukit Menoreh. 3 buah lemari kecil aku buat untuk menyimpan koleksi buku AdBM mulai dari seri I Jilid 1 sampai seri IV Jilid 49. Seluruh keluarga sangat suka dengan cerita ini. Koleksi yang lain adalah seri Suramnya Bayang-bayang, Istana yang Suram dan Mata Air di Bayangan Bukit. Namun yang paling lengkap adalah AdBM.

  2. Ipunk

    Saya sudah 2x khatam baca adbm, dulu ibu saya punya banyak koleksinya, ssyang tidak dirawat dgn baik hingga bukunya rusak dimakan kutu..

    • Sayang sekali, tapi memang dengan masa terbit yang sampai puluhan tahun, menjadi mudah rusak, apalagi dengan jenis kertas yang digunakan untuk mencetak bukunya

  3. Terima kasih atas kesediaanya mengunggah cerita klasik ini. Mohon izin untuk menyebutkan situs ini di blog saya. Terima kasih!

    • Terima kasih. Silakan, semoga bisa menghibur dan bermanfaat

  4. Salam kenal. Sebelumnya saya mohon maaf karena tanpa ijin dari pihak keluarga Bapak SH Mintardja dan penerbit telah mencoba meneruskan lanjutan kisah Api di Bukit Menoreh.

    Mohon maaf sebesar-besarnya dan terima kasih.
    Salam
    www tansaheling com

    • Memang beberapa penggemar berinisiatif menulis lanjutan cerita versi masing-2. Semoga upaya Ki Sanak bisa menghibur para penggemar lain

  5. Neneng natalina

    Terimakasih banyak sudah.memuat serial AdBM…bapak semasih hidup selalu beli edisinya…dan saya dari kecil ikut baca…sekarang ini jadi kenangan manis…dan saya sedang baca dari awal…seandainya ada ediai cetaknya lagi, saya berniat beli….terutama jika covernya tetap seperti aslinya dulu.
    Salam.

    • Terima kasih, semoga bisa menghibur dan bernostalgia ke masa kecil

  6. Salam kenal. Sebelumnya saya mohon maaf karena tanpa ijin dari pihak keluarga Bapak SH Mintardja dan penerbit telah mencoba meneruskan lanjutan kisah Api di Bukit Menoreh.

    uraian https://tansaheling.com/2017/10/16/tentang-kelanjutan-api-di-bukit-menoreh/

    dan sejenak kemudian saya coba hadirkan https://tansaheling.com/2017/10/16/lanjutan-api-di-bukit-menoreh-397-1/

    Mohon maaf sebesar-besarnya dan terima kasih.
    Salam

    • Semoga upaya Ki Sanak bisa menghibur para penggemar lain

  7. Novita Sekardianto

    Yth Prima
    Glagah Putih sudah menikah dg Rara Wulan lalu terakhir mereka mendapat tugas dari ki patih Mandaraka sbg prajurit sandi dari Matram. Pernikahqnnya sedehana sekali jd mungkinnanda terlewat membacanya.

    Saya berharap ada mujizat buat Agung Sedayu dan Sekar Mirah mendapatkan karunia anak di usianyg tdk muda lagi. Perhitungan saya mereka msh usia kepala 4. Saya bersedia jd anggota darimtim pengarang yg barunutk melanjutkan karya ini krn byk sekalimkandungan nilai 2 baik kehidupan di dalam buku ini

    Salam hormat

    • Banyak penggemar yang mengharapkan mujizat tersebut bagi Agung Sedayu & Sekar Mirah. Seandainya penulis masih hidup hingga jaman now, pasti terus “direcoki” oleh penggemar yang ingin ceritanya begini, begitu, dll, dsb, hehe…

  8. saya bernostalgia lagi baca serial ini baru sampe serial I ep. 5 sih. dahulu waktu muda saya gandrung banget dgn buku ini…..trima kasih sudah muncul di dunia maya…

    • Terima kasih Ki Sanak, semoga bisa menghibur dan bermanfaat

  9. prima

    Dulu kalau terbit selalu rebutan dengan almarhum ayah (sambil mengenang ayah) saran : apa gak bisa dilanjutkan ya oleh putra/i sh mintarja biar gak gantung ceritanya mungkin tamat sampai di pernikahan glagah putih dan roro

    • Setahu saya belum ada rencana dari pihak keluarga terkait kelanjutan cerita. Ada beberapa penggemar berinisiatif menulis lanjutan versi masing-2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: