Tag Archives: Adipati Pragola

Buku 252 (Seri III Jilid 52)

“Apa yang sebenarnya terjadi?“ Ki Widura semakin mendesak. Kiai Gringsing menarik nafas dalam-dalam. Katanya, “Sebenarnya tidak pantas aku ceritakan. Tetapi hal ini menyangkut keselamatan Agung Sedayu.“ Kiai Gringsing termangu-mangu sejenak. Lalu suaranya datar. “Saat-saat yang menyakitkan. Sebagaimana umumnya anak-anak muda, meskipun sebenarnya waktu itu aku bukannya muda sekali, terjadi sentuhan perasaan antara laki-laki dan perempuan. …

Baca lebih lanjut

Buku 255 (Seri III Jilid 55)

Panembahan Senapati memang telah menduga sebelumnya. Tetapi ia masih juga tergetar dadanya mendengar laporan itu, justru karena ia telah kehilangan waktu beberapa saat. Justru saat-saat yang paling gawat. Namun kemudian terdengar perintahnya, “Cari Pamanda Panembahan Madiun sampai dapat diketemukan.“ Penghubung itu pun kemudian telah menghubungi Pangeran Mangkubumi yang berada di tengah-tengah pasukannya. Pangeran yang masih …

Baca lebih lanjut

Buku 295 (Seri III Jilid 95)

Tetapi para pemimpin prajurit Pati masih saja berteriak-teriak. Mereka berusaha untuk mendorong para prajuritnya untuk meningkatkan kemampuan mereka. Tetapi para prajurit Pati itu sudah mengerahkan segenap kemampuan mereka. Mereka memang tidak mampu berbuat lebih dari yang sudah mereka lakukan. Karena itu, perlahan-lahan para prajurit Mataram yang semula jumlahnya lebih sedikit itu kemudian mampu mendesak dan …

Baca lebih lanjut

Buku 296 (Seri III Jilid 96)

Dengan teliti Untara telah memberikan perintah dan pesan kepada seluruh pemimpin kelompok dalam pasukannya. Kapan mereka mulai menyerang sasaran dan sejauh mana mereka bergerak. Isyarat kepada seluruh pasukan saat mereka harus menarik diri. Kemana mereka harus mundur, dan kemudian menentukan tempat untuk berkumpul seluruh pasukan pada kemungkinan pertama, kedua dan terakhir. Beberapa saat kemudian, maka …

Baca lebih lanjut

Buku 297 (Seri III Jilid 97)

Pada hari pertama, kedua pasukan yang besar dari Mataram dan Pati seakan-akan masih tetap dalam keseimbangan. Kedua Senapati Agung dari kedua pasukan itu masih belum langsung turun ke medan. Keduanya masih mengendalikan pertempuran dari kepala gelar mereka masing-masing. Meskipun korban telah berjatuhan di kedua belah pihak, tetapi kekuatan kedua pasukan itu rasa-rasanya masih belum menjadi …

Baca lebih lanjut

Buku 298 (Seri III Jilid 98)

Agung Sedayu tidak dapat segera melihat dengan jelas apa yang terjadi dengan pasukan Pati. Namun menurut pendapat Agung Sedayu, induk pasukan Pati di bawah pimpinan langsung Kanjeng Adipati Pati telah berada di sebuah padukuhan yang cukup besar tetapi kosong. Para penghuninya yang sejak semula telah mengungsi, masih belum kembali ke padukuhan mereka. “Apakah Kanjeng Adipati …

Baca lebih lanjut

Buku 302 (Seri IV Jilid 2)

Kawan-kawannya termangu-mangu sejenak. Tetapi mereka sama sekali tidak melihat persiapan orang-orang Tanah Perdikan itu untuk melakukan perburuan. Meskipun demikian, anak-anak muda itu telah berusaha secepatnya memanjat tebing. Kemudian menuruni sisi yang lain dan keluar dari tlatah Tanah Perdikan Menoreh. Pada saat yang bersamaan, Ki Jayaraga telah berada di padepokan Kiai Warangka di dekat padukuhan Kronggahan. …

Baca lebih lanjut

Buku 303 (Seri IV Jilid 3)

Ketika malam turun menyelimuti padukuhan-padukuhan yang dipergunakan sebagai tempat berkemah para prajurit Mataram itu, suasana pun menjadi sepi. Para prajurit masih belum mapan sesuai dengan pembagian tempat yang sedang disusun. Tetapi mereka masih menebar di sekitar banjar padukuhan. Sementara itu, para prajurit dan pengawal yang berjaga-jaga pun masih mereka lakukan sebagaimana sebelumnya. Namun di malam …

Baca lebih lanjut

Buku 304 (Seri IV Jilid 4)

“Dengan demikian, apakah Ki Resa benar-benar melakukan semadi dalam rangka menemukan peti itu?” bertanya Ki Jayaraga. “Aku memang benar-benar melihat apakah peti itu ada di padepokan ini. Ternyata di dalam semadiku, aku mendapatkan keyakinan bahwa peti itu tidak ada di sini. Maksudku, tidak ada di padepokan ini. Tetapi aku belum berhasil mengetahui di mana peti …

Baca lebih lanjut