Tag Archives: Nyai Argajaya

Buku 048 (Seri I Jilid 48)

  Pandan Wangi menundukkan kepalanya. Sudah terbayang di pelupuk matanya, ayahnya membangun sebuah penjara khusus bagi pamannya Argajaya dan kakaknya Sidanti. Bangunan yang kuat, dipagari oleh papan-papan yang tebal dan deriji-deriji kayu yang besar. Sepasukan pengawal pilihan yang akan mengawasinya siang dan malam, siap dengan senjata masing-masing. “Sampai kapan?” ia berdesis di dalam hatinya. Ketika …

Baca lebih lanjut

Buku 050 (Seri I Jilid 50)

  Wajah Swandaru menjadi merah padam. Sambil bersungut-sungut ditatapnya wajah Agung Sedayu sejenak. Ketika ia melihat Agung Sedayu masih juga tersenyum, Swandaru bergumam, “Tidak. Aku tidak sedang sakit.” Gurunya tidak segera menyahut. Kini dipandanginya wajah Agung Sedayu yang masih juga tersenyum. “Benar, Guru. Adi Swandaru sedang sakit. Tetapi yang sakit bukan badannya.” Gurunya menjadi tegang. …

Baca lebih lanjut

Buku 051 (Seri I Jilid 51)

  “Agaknya Prastawa ada di rumah,” desis Agung Sedayu. “Ya,” jawab Sekar Mirah, “ia baru datang malam ini.” Prastawa menjadi semakin gelisah. “Bersama anak ini?” Agung Sedayu melanjutkan. “Ya,” berkata Sekar Mirah selanjutnya, “anak ini ingin menjemput aku dan membawa pergi ke rumahnya.” Dahi Agung Sedayu menjadi berkerut-merut karenanya. Namun Sekar Mirah segera berkata, “Tetapi …

Baca lebih lanjut