Tag Archives: Panembahan Alit

Buku 068 (Seri I Jilid 68)

  Kiai Gringsing termangu-mangu sejenak. Sekilas ia memandang Ki Sumangkar. Dan jawabnya kemudian, “Tidak banyak. Hanya sekedar hadiah untuk bakal menantunya.” “O, jadi Ki Demang Sangkal Putung akan pergi ke bakal menantunya di Menoreh?” “Ya.” Penjual itu tertawa. Katanya, “Kenapa kau membuat dirimu sendiri bingung, dengan cerita bahwa kau akan pergi ke Mataram? Mungkin kau …

Baca lebih lanjut

Buku 075 (Seri I Jilid 75)

  Ki Demang mengangguk-anggukkan kepalanya. Tetapi ia tidak mengatakan sesuatu lagi. Dalam pada itu, Putut Nantang Pati duduk di atas sebuah batu sambil menyilangkan tangannya di dadanya. Tubuhnya menjadi gemetar oleh getaran yang serasa menyesakkan dadanya. Di sekitarnya beberapa orang pengawalnya berjaga-jaga dengan senjata telanjang untuk melindunginya selama ia mengerahkan kemampuannya, permulaan dari ilmu yang …

Baca lebih lanjut

Buku 076 (Seri I Jilid 76)

  Dengan demikian maka bersama di dalam satu kelompok dengan Ki Lurah Branjangan, Raden Sutawijaya berusaha untuk menahan Daksina. Meskipun Raden Sutawijaya sadar, bahwa Daksina memiliki kemampuan yang lebih baik daripada dirinya sendiri, tetapi seperti yang pernah di lakukan, Raden Sutawijaya tidak berdiri sendiri. Di pihak yang lain, senapati pangapit Panembahan Alit tertahan oleh Ki …

Baca lebih lanjut