Sekali-sekali terdengar petir bersambung di udara. Baca entri selengkapnya »
Buku 003 (Seri I Jilid 3)
15 Juli 2010“Nah, katakan, siapa engkau?” ulang Widura. Baca entri selengkapnya »
Buku 005 (Seri I Jilid 5)
15 Juli 2010Kembali terdengar tepuk tangan yang gemuruh. Baca entri selengkapnya »
Buku 006 (Seri I Jilid 6)
15 Juli 2010Untara dan Agung Sedayu kemudian tidak membuang-buang waktu lagi. Baca entri selengkapnya »
Buku 007 (Seri I Jilid 7)
15 Juli 2010Ketegangan menjadi semakin memuncak karenanya. Baca entri selengkapnya »
Buku 008 (Seri I Jilid 8)
15 Juli 2010“Jangan panggil dengan sebutan yang terlalu jauh. Baca entri selengkapnya »
Buku 009 (Seri I Jilid 9)
15 Juli 2010Sampai digubug Alap-alap Jalatunda Tohpati berhenti. Baca entri selengkapnya »
Buku 010 (Seri I Jilid 10)
15 Juli 2010Tetapi dengan berita itu, maka Sangkal Putung harus lebih berhati-hati lagi. Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh adung segayu